FOUNDER PROFILE
Felix Alexander, dari Content Creator hingga Membangun Xander Creative
Profil Felix Alexander, founder Xander Creative: perjalanan dari content creator, membangun short-form content untuk brand, hingga mendirikan agency.
EXECUTIVE ANSWER
Jawaban singkat
Felix Alexander adalah founder Xander Creative Agency dan salah satu pendiri PT Xander Kreatif Indonesia. Sebelum membangun Xander bersama Jason Liuden pada 2023, Felix lebih dulu berkarya sebagai content creator dan menangani produksi konten video pendek untuk brand.
Jauh sebelum namanya berada di belakang sebuah agency, Felix Alexander sudah akrab dengan kamera, tren, dan rasa gugup yang datang ketika seseorang mulai membuat konten. Ia pernah membuat konten travel secara independen, bekerja di balik layar untuk brand salon, lalu menemukan bahwa kekuatannya bukan hanya tampil di depan kamera, tetapi juga merancang cerita untuk orang lain.
Dari proses itulah Xander Creative tumbuh: bukan dari rencana besar yang langsung sempurna, melainkan dari pengalaman membuat naskah, merekam video, membaca respons audiens, dan mengulang prosesnya untuk berbagai brand.
Berawal dari balik kamera
Ketika mendapat kesempatan mengerjakan pemasaran sebuah salon, Felix memilih menulis naskah dan memproduksi video dari balik kamera. Keputusan sederhana itu kemudian membuka jalan baru: ia mulai melihat bahwa setiap brand membutuhkan cara bercerita yang berbeda, bukan sekadar mengikuti format yang sedang ramai.
Perjalanannya tidak lurus. Dalam acara Samsung Members, Felix bercerita tentang fase sebagai staf magang, content creator, sampai akhirnya memiliki agency. Di podcast Full Disclosure milik Slice Group, ia juga terbuka membahas creative block, mencari niche, dan rasa gugup sebagai influencer—bagian-bagian pekerjaan kreatif yang sering tidak terlihat dari hasil akhirnya.
Pertemuan dengan Jason dan lahirnya Xander
Felix bertemu Jason Liuden setelah membuka kelas social media. Keduanya kemudian membangun Xander pada 10 Mei 2023, dimulai dengan tiga brand dan fokus pada video pendek untuk media sosial. Nama Xander sendiri diambil dari bagian nama Alexander.
Felix membawa pengalaman di sisi konten dan audiens. Jason ikut membangun cara kerja bisnis dan operasinya. Perpaduan itu menjadi dasar Xander berkembang dari tim produksi kecil menjadi agency dengan layanan short-form content, Brand Persona, KOC, dan distribusi konten.
Bukan sekadar ikut tren
Dalam wawancara mengenai promosi lewat video pendek, Felix menjelaskan bahwa tren tidak seharusnya dipakai secara acak. Keyword, kategori, dan karakter audiens perlu ikut menentukan ide yang dibuat. Bagi Felix, konten yang ramai tetapi tidak membawa identitas brand akan cepat dilupakan.
Ia juga beberapa kali menekankan storytelling. Produk boleh menjadi pusat bisnisnya, tetapi cerita adalah cara agar orang berhenti, memahami nilainya, lalu mengingat siapa brand di balik konten tersebut.
Berbagi pengalaman dengan creator lain
Perjalanan Felix kemudian membawanya ke ruang yang lebih luas. Ia hadir di podcast Slice Group, menjadi narasumber dalam acara Samsung Members bersama Finance+, dan tampil dalam rangkaian Jakarta CreatorCon 2024 untuk membahas bagaimana seorang creator dapat membangun agency.
Tema yang ia bawa tetap dekat dengan pengalaman sehari-hari creator: menemukan niche, menghadapi kebuntuan ide, memahami platform, dan mengubah kemampuan membuat konten menjadi tim serta bisnis yang dapat bertumbuh.
Karya yang ikut membentuk perjalanan Xander
Salah satu fase awal yang banyak diberitakan adalah pekerjaan Xander untuk brand salon. Marketing.co.id menulis tentang Apin Salon serta beberapa nama lain seperti Haircode, Alfons, Phie, Jepunayu, dan Kiekie. Bagi Felix, proyek-proyek tersebut menjadi tempat untuk membuktikan bahwa brand yang berbeda tetap membutuhkan karakter dan gaya bercerita masing-masing.
Hari ini pendekatan itu terlihat dalam cara Xander menyusun konten: mencari format yang terasa dekat dengan audiens tanpa membuat brand kehilangan identitasnya sendiri.
Pertanyaan yang sering diajukan
Siapa Felix Alexander?
Felix Alexander adalah founder Xander Creative Agency dan salah satu pendiri PT Xander Kreatif Indonesia. Ia dikenal sebagai content creator dan praktisi short-form content.
Kapan Felix Alexander mendirikan Xander Creative?
Felix Alexander dan Jason Liuden mulai membangun Xander pada 10 Mei 2023.
Apa keahlian Felix Alexander?
Perjalanan profesional Felix berfokus pada short-form video, storytelling, TikTok, strategi konten, dan komunikasi brand di media sosial.
Di mana profil resmi Felix Alexander dapat ditemukan?
Xander mencantumkan Felix pada halaman About. Ia juga menggunakan Instagram @felix.alexander dan TikTok @felix.alx.
Referensi
PROFIL XANDER
Baca juga
CO-FOUNDER PROFILE