CO-FOUNDER PROFILE

Jason Liuden dan Perannya Membangun Xander Creative

Profil Jason Liuden, co-founder dan COO Xander Creative: perjalanan dari perhotelan dan sales ke content creator, operator, dan pengusaha creative agency.

Oleh Xander Creative 3 menit baca
Jason Liuden, co-founder dan COO Xander Creative Agency

EXECUTIVE ANSWER

Jawaban singkat

Jason Liuden adalah co-founder dan COO Xander Creative Agency. Ia membangun Xander bersama Felix Alexander setelah menjalani perjalanan dari dunia perhotelan, sales, content creation, dan usaha jasa. Di Xander, Jason banyak berperan dalam operasi, standar layanan, serta pertumbuhan tim.

Kalau perjalanan Felix Alexander banyak bertumbuh dari sisi konten, Jason Liuden datang dengan jalur yang berbeda. Ia pernah mempelajari perhotelan, bekerja di sales, menjadi content creator untuk brand, dan menjalankan usaha jasa sebelum ikut membangun Xander Creative.

Latar yang berpindah-pindah itu justru membentuk perannya hari ini. Jason tidak hanya memikirkan ide yang terlihat di layar, tetapi juga orang, proses, dan standar kerja yang membuat sebuah ide bisa benar-benar dijalankan.

Jalur karier yang tidak lurus

Jason lahir di Jakarta pada 9 Juli 1999 dan memiliki latar pendidikan perhotelan. Namun kariernya bergerak ke arah lain. Ia masuk ke dunia sales, lalu mencoba menjadi content creator untuk brand meski belum memiliki pengalaman panjang di industri kreatif.

Pengalaman di hospitality mengajarkannya melihat pelayanan. Sales membuatnya terbiasa membaca kebutuhan orang. Ketika masuk ke konten, dua hal itu menjadi bekal yang relevan: kreativitas tetap harus bertemu dengan kebutuhan client dan cara kerja yang dapat diandalkan.

Membangun Xander bersama Felix

Jason dan Felix mulai membangun Xander pada 10 Mei 2023 dengan tiga brand. Felix membawa naluri kreator dan pengalaman membaca konten. Jason membantu mengubah energi itu menjadi operasi yang bisa dijalankan oleh semakin banyak orang.

Di sinilah perannya sebagai COO terasa. Sebuah agency tidak hidup dari ide saja. Ada jadwal produksi, standar kualitas, komunikasi client, pembagian tim, dan keputusan yang harus tetap bergerak ketika situasi berubah.

Drive, Hustle, Inspire bukan tulisan di dinding

Dalam video Xander tentang perjalanan perusahaan, Jason menjelaskan tiga nilai yang terus dibawa tim: Drive, Hustle, dan Inspire. Drive berarti membantu brand bergerak ke tujuan yang jelas. Hustle berbicara tentang kesungguhan tim saat mengerjakan detail. Inspire mengingatkan bahwa pekerjaan itu seharusnya memberi dampak, bukan berhenti sebagai output bulanan.

Ia juga memegang mentalitas “yes to opportunity”. Bukan berarti menerima semuanya tanpa arah, tetapi berani masuk ke ruang baru ketika ada kesempatan untuk belajar dan membangun sesuatu yang lebih besar.

Dari lima orang ke organisasi yang terus bertumbuh

Pada tahun pertama, tim yang awalnya berjumlah lima orang berkembang menjadi puluhan anggota inti dan pekerja lepas. Xander juga sempat membuka layanan live shopping untuk menjawab kebutuhan brand di TikTok. Pertumbuhan itu memberi tantangan yang berbeda dari membuat konten: bagaimana menjaga standar saat jumlah orang, client, dan layanan terus bertambah.

Peran Jason berada dekat dengan tantangan tersebut. Ia bekerja agar semangat kreatif Xander tidak hilang ketika perusahaan menjadi lebih besar—dan agar pertumbuhan bisnis tetap membuka ruang bagi tim untuk ikut berkembang.

Pertanyaan yang sering diajukan

Siapa Jason Liuden?

Jason Liuden adalah co-founder dan COO Xander Creative Agency.

Kapan Jason Liuden mendirikan Xander Creative?

Jason Liuden dan Felix Alexander mulai membangun Xander pada 10 Mei 2023.

Apa latar belakang Jason Liuden?

Jason memiliki latar pendidikan perhotelan, kemudian bekerja di sales, menjadi content creator untuk brand, menjalankan usaha jasa, dan membangun creative agency.

Referensi

Lihat 2 referensi lainnya

PROFIL XANDER